Materi Pelatihan

Materi pelatihan terbagi atas tiga pengantar yang diikuti oleh materi inti yang dibagi atas 12 langkah yang dikelompokkan dalam 4 Etape. Materi pelatihan merupakan rangkaian yang berurutan dan saling melengkapi antara etape pertama, kedua,ketiga dan keempat. Diharapkan peserta mengikuti seluruh rangkaian acara secara utuh agar supaya bisa mendapatkan manfaat secara optimal dan berdaya guna.

Materi Pelatihan


Menjelaskan tentang Tujuan HIDUP di muka bumi, yaitu untuk Mengangungkan Tuhan (Glorifying God) sesuai keyakinan kita masing-masing dan Memakmurkan Kehidupan di Bumi (Enriching Life) sesuai dengan potensi kita masing-masing. Setiap orang dibekali dengan potensi unik sehingga tiap-tiap kita bukan hanya berhak tapi bahkan wajib untuk sukses untuk mengaktualisasikan potensi yang diberikan Tuhan kepada masing-masing kita. Dilanjutkan dengan penyadaran bahwa setiap nafas adalah anugerah yang harus disyukuri dan setiap detik adalah amanah yang harus di tunaikan. Dan bahwa berbagai perbedaan yang kita miliki, justru membuat kita harus saling mengenal, saling mencintai, saling menghargai dan saling membantu dan mengikuti rencana dan tatanan Tuhan menciptakan kita dan semesta ciptaan-Nya.


Tentang betapa Indonesia negara besar, dengan luas setara dengan 50 negara bagian Amerika, dan 27 negara Uni Eropa dan memiliki potensi SDM, SDA, SDP yang merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus kita syukuri. Dan mengingatkan bahwa negeri ini memiliki tiga kemungkinan di masa depan: Bangkrut (kemiskinan, korupsi, kekerasan, pornografi, narkoba, karakter buruk dibiarkan; Bubar (jika ketimpangan diteruskan); tapi kita berharap akan Bangkit (memimpin peradaban bukan hanya di Asia tapi dunia). Berbagai ironi sebagai negara kaya yang masih banyak orang miskin, negeri subur tapi masih banyak kelaparan dimunculkan. Juga diingatkan tentang peran strategis mindset, pola pikir, karakter dan sikap positif dalam kemajuan bangsa ditampilkan. Disertai dengan fakta dan argumen pendukung disertai dengan motivasi untuk berkontribusi mewujudkan Nusantara Jaya 2045. Seratus tahun Indonesia Merdeka, Nusantara bangkit menjadi salah satu pemimpin peradaban bukan hanya di Asia tapi dunia.


Setelah menyamakan frekuensi dan mindset peserta tentang hakekat penciptaannya sebagai manusia dan sebagai warga negara Indonesia sehingga memunculkan kepedulian semangat nasionalisme sebagai bangsa Indonesia. Setelah itu dijelaskan tentang perlunya mengubah mindset: menjadi semakin positif, hidup berencana, demokratis, egaliter, memiliki hidup seimbang: spiritual, emosional, adversity dan intelektual (SQ, EQ, AQ dan IQ). Dan bahwa MASA DEPAN harus Selamat, Bahagia, Sukses dan Mulia (SBSM) dengan selalu mengangungkan Tuhan dan bertekad menghasilkan manfaat sebanyak-banyaknya kepada manusia dan mahkluk lain di muka bumi.


Pada etape ini, setiap peserta diajak untuk mengenal potensi diri sebagai salah satu keterampilan paling mendasar. Hanya dengan mengenal potensi diri yang dianugerahkan Tuhan kepada tiap manusia seseorang dapat berfikir positif memandang dirinya, keluarga, orang lain, lingkungan dan bangsanya. Dengan metode renungan, peserta diajak untuk memotret potensi diri dengan cara melihat bakat, minat, pengalaman, pendidikan, sifat dasar yang dimiliki lalu melakukan napak tilas ke masa lalu, memotret masa kini, dan menyusun impian masa depan.


Setelah mengenal potensi diri maka setiap peserta diajak untuk melihat betapa berlimpahnya peluang yang tersedia baik berdasarkan bidang maupun wilayah. Setiap peluang seharusnya dilihat sebagai kesempatan untuk mengabdi, beribadah dan mengagungkan Tuhan dan sekaligus kesempatan untuk membuat hidup di bumi lebih indah, lebih mudah, lebih baik karena kontribusi kita. Peserta diajak untuk menyadari bahwa bumi Allah luas, dan bahwa Indonesia dengan ± 75.000 desa, 6091 kecamatan, 475 Kabupaten/kota, 33 Provinsi adalah peluang wilayah terbuka untuk kita berkiprah.


Setelah menyadari tentang potensi diri dan peluang yang tersedia, peserta diingatkan tentang perlunya fokus, menyusun rencana dan mengurai langkah demi langkah untuk mencapai target. Mereka difasilitasi untuk menuliskan, berbagi dan menvisualisasikan cita-cita dan target spesifik secara detil.


Langkah puncak pada pelatihan adalah ketika peserta diminta menulis PETA HIDUP. Mereka diajak untuk membuat ”grand design” atau ”blue-print” perjalanan hidup masing-masing dimulai dengan masa kini, lalu melangkah mundur melihat dari mana mereka di masa lalu, untuk kemudian diajak menyusun peta navigasi perjalanan hidup di masa depan, sampai usia 70 tahun. Setelah itu peserta dilatih untuk melakukan manajemen waktu dengan menyusun rencana 5 tahunan, tahunan, bulanan, mingguan dan harian. Terakhir dijelaskan tentang perlunya role model ata tokoh teladan.

Pada setiap langkah dan etape ini dijelaskan tentang Golden Karakter yang diperlukan untuk sukses terutama sikap Jujur, Disiplin, Cerdas, Peduli, serta dilakukan bebagai pembiasaan ibadah dan pembiasaan untuk memberi Salam, Senyum, Sapa dan selalui siap untuk berbagi, saling mendukung dan memotivasi.

Downloadhttp://bigtheme.net/joomla Joomla Templates