MODUL PENGEMBANGAN PERSONAL (MHMMD) PPEP IV/2009


Program Pengembangan Eksekutif Pertamina IV / 2009Subhanallah! Empat puluh empat orang eksekutif dari seluruh direktorat yang ada di PT. Pertamina selama 2 malam 3 hari mengikuti Pelatihan Bangun Karakter dan Integritas Bangsa - Mengelola Hidup dan Merencanakan Masa Depan pada tanggal 15-17 April 2009 di Patra Jasa Cirebon Hotel. Pelatihan ini merupakan Modul Pengembangan Personal pada Program Pengembangan Eksekutif Pertamina (PPEP) IV/2009 yang akan berlangsung hingga Oktober 2009.

Subhanallah! Empat puluh empat orang eksekutif dari seluruh direktorat yang ada di PT. Pertamina selama 2 malam 3 hari mengikuti Pelatihan Bangun Karakter dan Integritas Bangsa - Mengelola Hidup dan Merencanakan Masa Depan pada tanggal 15-17 April 2009 di Patra Jasa Cirebon Hotel. Pelatihan ini merupakan Modul Pengembangan Personal pada Program Pengembangan Eksekutif Pertamina (PPEP) IV/2009 yang akan berlangsung hingga Oktober 2009.

Hadir memberikan paparan pertama Ibu Marwah Daud Ibrahim, Pendiri dan Narasumber Utama MHMMD Training Center. Beliau memaparkan pentingnya memiliki pandangan yang tidak reaktif tetapi proaktif mempersiapkan rancangan masa depan untuk diri, keluarga, dan perusahaan. Dengan tidak berfokus pada masalah kita diharapkan dapat menerapkan 6 D dalam mendesign langkah ke depan, yaitu Define, Discovery, Dream, Design, Do, dan Destiny.

Acara secara resmi dibuka oleh Bapak Suwardi Somantri, VP Pertamina Learning Center. Pak Didi—demikian beliau biasa disapa—memberikan overview tentang perlunya PPEP sebagai salah satu kawah candradimuka tempat para pemimpin Pertamina digodok. Selain itu, beliau juga sempat “membocorkan” sedikit materi pelatihan. Maklum, beliau adalah juga alumni Pelatihan MHMMD di PPEP II/2008. Menurut beliau, PPEP ingin menjadi Talent Pole of Talent Pole. Oleh karena itulah, seorang transformational leader diharapkan lahir dari PPEP dan mampu menjadi the jumper. The jumper inilah yang pada gilirannya diharapkan mampu to create the future untuk Pertamina.

Pelatihan berjalan hangat dan antusias. Sejak sessi pertama, semua peserta sudah sangat cair. Semua melebur dan mampu serta mau melepaskan embel-embel jabatan. Apresiasi yang tinggi dan semangat untuk terus belajar sangat nampak sehingga semua sessi berlangsung sangat kondusif. Mereka tertawa dan bercanda bersama. “Saya senang melihat mereka bisa tertawa lepas seperti itu, Pak,” komentar Bu Dewi Kusuma dari PLC mengomentari keceriaan peserta. Mereka enjoy aja. Perasaan tanpa beban memang justru dapat membuat mereka open mind untuk menerima segala aktivitas dalam pelatihan.

Pelatihan MHMMD dipimpin oleh Fahrizal, Direktur MHMMD Training Center dengan didampingi dua orang pelatih handal dalam bidang pengembangan SDM dan pembentukan integritas bangsa, Dindin Sjafrudin dan Ray Akbar, Ph.D. Tim mentor dipimpin oleh Arie Rihardini Sundari, seorang Magister Psikologi dengan dibantu sepenuhnya oleh lima mentor senior dari MHMMD Training Center.

”Salah satu training yang paling unik yang pernah saya ikuti. Membuka wawasan baru terhadap cara saya memanajemeni hidup saya, keluarga, karier, dan perusahaan. Insya Allah kita akan menjadikan salah satu roda di dalam membawa Indonesia yang jauh lebih baik,” demikian komentar Dani Adriananta, Manajer Key Account Industry, dari Marketing & Trading Directorate.

”Saya sudah paham akan peta jalan hidup, tetapi saya belum pernah membuatnya sedemikian detail. Ternyata waktu yang saya miliki singkat sekali, sehingga saya perlu membuat rencana yang baik dan melaksanakan rencana tersebut,” komentar Rahmat Safruddin, Section Head, Process Train A/B/C/D PT. Badak Ngl.

”Pelatihan ini menjadi sesi refleksi saya dengan beberapa insight: Pertama, merasa masih banyak peluang/potensi pribadi yang harus direncanakan untuk menjadi pribadi yang lebih shaleh. Kedua, keberhasilan peradaban bangsa harus dimulai dengan keshalehan pribadi,” tulis Achmad Fathoni Mahmud, Manajer Enjiniring & Pengembangan, Refinery Directorate.

”Selama di Petral tidak pernah mendapatkan pelatihan semacam ini. Pada mulanya kurang dimengerti ke mana arahnya, namun setelah 2 hari, khususnya setelah acara jam 2 pagi baru terpikir artinya. Terima kasih,” demikian Edie Satriyo, VP Marketing Petral dari AP.

“Pelatihan MHMMD cukup memberikan sentuhan, bagaimana kita mengelola hidup ini dan yang akan datang agar lebih baik dan optimis. Apalagi sebagai leader yang harus membawa perubahan ke depan,” Muhammad Ismail, Manajer Manajemen Asuransi dari Keuangan.

“Pelatihan MHMMD sangat bagus untuk evaluasi dan motivasi hidup. Muatannya sangat religius. Sebaiknya diberikan juga di mandatory course Pertamina yang lain. Alhamdulillah bermanfaat,” demikian Abdul Mutalib, Manajer Area Asia dari PT. Pertamina Hulu Energi.

Sesaat sebelum berakhir, Agus Himawan, General Manajer Pemasaran BBM Retail Area III dari Marketing & Trading Directorate terpilih sebagai Ketua Angkatan PPEP IV/2009 dengan suara terbanyak. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk mengimplementasikan seluruh konsep yang menjadi bahan pembicaraan selama pelatihan. Hal ini agar Angkatan PPEP IV dapat mengikuti jejak angkatan-angkatan PPEP sebelumnya yang telah sukses dan mendapat pujian banyak pihak. Oleh karena itulah, beliau berharap semua peserta untuk tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan seperti yang telah tercipta selama tiga hari di Pelatihan MHMMD. Segala persoalan mesti didiskusikan dan dibicarakan bersama-sama.

Transformational Leader yang bernafaskan Clean, Competitive, Confident, Customer Focused, Commercial, dan Capable telah dicanangkan sebagai tema dasar PPEP IV/2009. Langkah strategis menuju ke arah itu telah dimulai dengan Modul Pengembangan Personal (MHMMD). Seorang transformational leader adalah mereka yang memandang dirinya sebagai agent of change, pengambil risiko yang bijaksana, percaya pada orang dan peka terhadap kebutuhan mereka, mampu mengungkapkan nilai-nilai utama (6 C) yang menuntun tingkah lakunya, Fleksibel dan terbuka terhadap belajar dari pengalaman, memiliki keterampilan kognitif serta yakin pada cara berpikir tertib dan perlunya analisis masalah secara hati-hati, dan memiliki dreams dan percaya pada intuisinya. Semua itu disadari betul oleh seluruh peserta dan mereka semakin terpacu untuk mempercepat perwujudan world class company untuk Pertamina.

Selamat berjuang! Masa depan hanya milik orang-orang yang siap. Insya Allah.(rzl)